Daftar Isi

     Tiga Fase dan Empat Komponen Tanah


    1. Fase Padatan : (a) Bahan Mineral dan (b) Bahan Organik


    2. Fase Cairan : (c) Larutan Tanah (Air Tanah)


    3. Fase Gas : (d) Udara Tanah


    Baca Juga : Berat Isi dan Berat Jenis : Pengertian, Faktor Yang Mempengaruhi, Klasifikasi, Pengaruh Pengolahan Lahan

    Matriks dan Pori Tanah


    Matriks Tanah: padatan tanah → Bahan mineral dan organik (Kerangka Tanah)


    Pori Tanah: rongga diantara matriks yang terisi air tanah dan/atau udara tanah


    Simbol


    Untuk menyingkat dan memudahkan penyebutan komponen-komponen tanah digunakan simbol-simbol berikut:

    Padatan Tanah (P)

    Larutan (Air) Tanah (A)

    Udara Tanah (U)

    Ruangan Pori Tanah (R)

    Total Tanah (T)

    Massa (M)

    Volume (V)
     

    Jumlah Komponen Tanah


    Jumlah setiap komponen dapat dinyatakan dalam Massa (M) dan Volume (V):

    Padatan Tanah: MP dan VP

    Air Tanah: MA dan VA

    Udara Tanah: MU dan VU

    Ruangan Pori Tanah (Tanah – Padatan): VR

    Tanah (Padatan + Air + Udara): MT dan VT


    Jumlah Komponen Tanah

    Kadar Air Tanah:


    Kadar air tanah adalah parameter untuk menyatakan tingkat kekeringan dan/atau kebasahan tanah secara kuantitatif dan obyektif. Jikalau suatu ketika kita meremas-remas tanah dan merasakan maka seringkali kita mengatakan bahwa tanah itu kering atau lembab. 



    Pertanyaan yang kemudian muncul adalah seberapa kering atau seberapa lembab tanah itu? Jawaban yang diberikan adalah sangat kering, kering sekali, agak kering agak lembab, sedikit lembab atau lembab dst, yang mana jawaban tersebut sama-sekali tidak jelas. 



    Terlebih jika orang lain diminta pertimbangannya, jawaban yang diberikan juga seringkali tidak sama. Belum  lagi jika seorang yang sudah berpengalaman bekerja di sebuah tempat lalu diminta untuk menilai kondisi tanah di tempat lain, maka jawabannya sangat dipengaruhi oleh latar belakang pengalaman yang dimilikinya.



    Kadar air adalah ungkapan relatif jumlah air terhadap tanah atau partikel tanah yang mengikat air tersebut. Jadi dalam pernyataan kadar air ini ada dua hal yang bisa diungkapkan yaitu jumlah air dan kekuatan ikatan air dengan tanah (partikel padatan). 



    Oleh karena itu definisi kadar air adalah perbandingan antara jumlah air dengan jumlah tanah atau jumlah padatan tanah, yang dinyatakan sebagai berikut:



    Kadar Air Massa (w) = MA/MP (g g-1)

    Kadar Air Volume  = VA/VT (cm3 cm-3)
     
    Kadar Air Tanah:



    Air di dalam tanah berada dalam ruangan pori dan ditahan (ditarik) oleh padatan tanah sehingga air dapat tinggal di dalam ruangan pori  tersebut. Kekuatan menahan atau menarik  air oleh partikel tanah tergantung pada jumlah air yang ada. 



    Dalam kondisi air berlimpah atau jenuh, kekuatan menahan air sangat lemah dan semakin berkurang jumlah air maka kekuatan mengikatnya semakin besar dan menjadi sangat kuat ketika air tinggal sedikit yakni ketika tanah dalam kondisi kering.
     







    Artikel Terkait:

    Jadilah komentator pertama!
    Urut dari yang terbaru terlama terbaik

    Terbaru

    Terlama

    Terbaik